Para pelajar, mahasiswa atau bahkan pendidik yang akan melanjutkan studynya tapi terbentur dengan biaya pastinya yang diharapkan adalah dengan berharap mendapatkan beasiswa, Langkah pertama yang wajib diketahui oleh para pencari beasiswa adalah mencari tahu apa saja persyaratan umum yang biasanya diajukan oleh lembaga-lembaga penyedia beasiswa, Tentunya persyaratan ini tidak lantas dijadikan tolak ukur yang baku bagi persyaratan beasiswa pada umumnya, Di bawah ini saya akan mengulas persyaratan umum yang biasanya diajukan oleh para lembaga-lembaga penyedia beasiswa.
1. Prestasi akademis yang sangat memuaskan
Prestasi akademis bisa dilihat dari nilai ujian nasional, surat tanda tamat belajar, dan nilai rata-rata raport SMA selama 3 tahun berturut-turut, ini tergantung dari lembaga penyedia beasiswanya. Untuk beasiswa dibidang IPA seperti kedokteran biasanya mereka meminta nilai yang lebih tinggi antara 8 hingga 9. Sedangkan beasiswa dibidang IPS persyaratan nilai yang diperlukan biasanya lebih rendah antara 7 hingga 7,5. Tapi bukan berarti beasiswa untuk ilmu-ilmu sosial lebih mudah daripada bidang IPA, karena ada syarat-syarat lain yang sama pentingnya selain nilai seperti ekstrakurikuler, piagam penghargaan, dan aktivitas dilingkungan masyarakat.
Bagi mereka yang sudah kuliah, prestasi akademis dilihat dari nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama minimal 2 semeser yang tidak boleh kurang dari 3,00 untuk mereka yang kuliah di perguruan tinggi swasta dan 2,75 untuk mereka yang kuliah di perguruan tinggi negeri.
2. Aktif dalam organisasi
Akif di organisasi OSIS, senat, atau BEM akan lebih dilirik oleh penyelenggara beasiswa daripada mereka yang hanya berprestasi dalam bidang akademis saja. Tidak hanya organisasi semacam itu saja, kita juga bisa aktif dalam organisasi non sekolah dan non kampus yang menghasilkan manfaat bagi lingkungan sekitar, misalnya saja karang taruna, LSM, maupun lembaga-lembaga penyuluhan untuk anak-anak pecandu narkoba, penderita AIDS, dan banyak lagi.
3. Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Memang bisa juga ada kemungkinan mendapatkan 2 atau lebih beasiswa dalam waktu yang bersamaan tapi biasanya salah satunya berbentuk bantuan atau pinjaman keuangan yang diberikan secara parsial untuk menutupi kekurangan-kekurangan biaya yang ada asalkan kita memberitahu pihak penyelenggara bahwa kita juga sedang menerima beasiswa dari lembaga lain, Harus di jelaskan pula beasiswa yang kita terima itu mencakup apa saja, apa sekedar menutupi biaya kuliah atau biaya hidup bulanan, Hal itu pelu dilakukan supaya pihak penyedia beasiswa tidak merasa dibohongi atau dicurangi.
4. Kemampuan berbahasa asing yang baik
Kemampuan berbahasa asing yang dimaksud terutama bahasa inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL, syarat ini tidak hanya untuk beasiswa luar negeri saja, beasiswa-beasiswa dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga swasta asing juga perlu mencantumkan nilai ujian bahasa inggris semacam ini.
1. Prestasi akademis yang sangat memuaskan
Prestasi akademis bisa dilihat dari nilai ujian nasional, surat tanda tamat belajar, dan nilai rata-rata raport SMA selama 3 tahun berturut-turut, ini tergantung dari lembaga penyedia beasiswanya. Untuk beasiswa dibidang IPA seperti kedokteran biasanya mereka meminta nilai yang lebih tinggi antara 8 hingga 9. Sedangkan beasiswa dibidang IPS persyaratan nilai yang diperlukan biasanya lebih rendah antara 7 hingga 7,5. Tapi bukan berarti beasiswa untuk ilmu-ilmu sosial lebih mudah daripada bidang IPA, karena ada syarat-syarat lain yang sama pentingnya selain nilai seperti ekstrakurikuler, piagam penghargaan, dan aktivitas dilingkungan masyarakat.
Bagi mereka yang sudah kuliah, prestasi akademis dilihat dari nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) selama minimal 2 semeser yang tidak boleh kurang dari 3,00 untuk mereka yang kuliah di perguruan tinggi swasta dan 2,75 untuk mereka yang kuliah di perguruan tinggi negeri.
2. Aktif dalam organisasi
Akif di organisasi OSIS, senat, atau BEM akan lebih dilirik oleh penyelenggara beasiswa daripada mereka yang hanya berprestasi dalam bidang akademis saja. Tidak hanya organisasi semacam itu saja, kita juga bisa aktif dalam organisasi non sekolah dan non kampus yang menghasilkan manfaat bagi lingkungan sekitar, misalnya saja karang taruna, LSM, maupun lembaga-lembaga penyuluhan untuk anak-anak pecandu narkoba, penderita AIDS, dan banyak lagi.
3. Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
Memang bisa juga ada kemungkinan mendapatkan 2 atau lebih beasiswa dalam waktu yang bersamaan tapi biasanya salah satunya berbentuk bantuan atau pinjaman keuangan yang diberikan secara parsial untuk menutupi kekurangan-kekurangan biaya yang ada asalkan kita memberitahu pihak penyelenggara bahwa kita juga sedang menerima beasiswa dari lembaga lain, Harus di jelaskan pula beasiswa yang kita terima itu mencakup apa saja, apa sekedar menutupi biaya kuliah atau biaya hidup bulanan, Hal itu pelu dilakukan supaya pihak penyedia beasiswa tidak merasa dibohongi atau dicurangi.
4. Kemampuan berbahasa asing yang baik
Kemampuan berbahasa asing yang dimaksud terutama bahasa inggris yang dibuktikan dengan skor TOEFL, syarat ini tidak hanya untuk beasiswa luar negeri saja, beasiswa-beasiswa dalam negeri yang diselenggarakan oleh lembaga swasta asing juga perlu mencantumkan nilai ujian bahasa inggris semacam ini.

0 Komentar untuk "Syarat-syarat Umum Mendapatkan Beasiswa"